Langsung ke konten utama

Situs resmi Pemprov Sulawesi Tenggara diretas hacker yang mengatasnamakan Bjorka

  Jamberita - Situs resmi Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra) diretas hacker yang mengatasnamakan Bjorka. Aksi peretasan tersebut disertai dengan sejumlah sindiran, termasuk kepada Ketua DPR Puan Maharani yang dulu menangis saat harga BBM naik. Hacker Bjorka awalnya menyinggung sejumlah kasus yang baru saja terjadi di Indonesia. Kasus tersebut salah satunya adalah pembunuhan berencana oleh mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo terhadap ajudannya Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J. "Seperti kasus Ferdy Sambo, KM 50, 23 koruptor yang bebas secara gampang dan ditambah lagi dengan Kenaikan BBM yang merugikan rakyat kecil," ujar Bjorka. Bjorka kemudian lanjut menyinggung soal kenaikan harga BBM yang disebut merugikan rakyat kecil. Dia menyebut nama Puan Maharani dan membandingkan sikapnya dulu dengan sekarang. "Dulu ibu Puan Maharani menangis Karena Kenaikan harga BMM, sekarang dia bahagia di dalam ruangan tanpa melihat mahasiswa yang kepanasan di luar untuk menyerukan a...

Rusia tahan konsul Jepang atas tuduhan mata-mata

 


Jamerita - Badan Keamanan FSB Rusia pada Senin mengatakan mereka menahan seorang konsul Jepang di kota pelabuhan Pasifik Rusia, Vladivostok, karena dicurigai melakukan spionase dan memerintahkannya untuk meninggalkan negara itu.


Konsul tersebut dibebaskan setelah beberapa jam ditahan oleh badan Rusia tersebut.


Tokyo telah mengajukan "protes keras" terkait penanganan tersebut dan mengisyaratkan akan melakukan balasan, kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno dalam jumpa pers pada Selasa.


FSB mengatakan konsul tersebut, Motoki Tatsunori, dinyatakan persona non grata setelah tertangkap basah menerima informasi rahasia tentang efek sanksi Barat terhadap situasi ekonomi di bagian timur jauh Rusia.


Mereka mengatakan bahwa informasi rahasia itu, yang juga menyangkut kerja sama Rusia dengan negara Asia Pasifik yang tidak disebutkan namanya, telah diperoleh dengan imbalan "hadiah uang".

Ads by hiklan.com

Baca berita terkini dipercaya hanya di AntaraNews.com

Moskow memprotes kepada Tokyo atas aksi yang dilakukan konsul tersebut melalui saluran diplomatik, kata mereka.


Juru bicara pemerintah Jepang Matsuno mengatakan bahwa Moskow menahan konsul tersebut "dengan cara mengintimidasi" dengan menutup matanya dan menahannya, yang merupakan "pelanggaran jelas terhadap Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik".


"Konsul yang ditahan tidak terlibat dalam aktivitas ilegal apapun," kata Matsuno, seraya menambahkan bahwa wakil menteri luar negeri Jepang mengatakan kepada duta besar Rusia untuk Jepang bahwa Tokyo "perlu mengambil langkah yang setara" dan menuntut permintaan maaf resmi dari Tokyo.


Konsul yang dibebaskan tidak mengalami gangguan kesehatan dan akan berangkat dari Rusia pada Rabu, kata Matsuno.

Sponsored by: Antara News

Editor: Snowy Ramadhani


Komentar